
1. Bahan: Sisipan berulir kuningan biasanya dibuat dari kuningan berkualitas tinggi, yang dikenal karena kekuatannya, daya tahan, dan ketahanan korosi.
2. Ukuran utas: Ukuran utas merupakan pertimbangan penting saat memilih sisipan berulir kuningan. Ukuran utas yang paling umum untuk sisipan ini adalah M4, M5, M6, dan M8.
3. Panjang: Panjang sisipan berulir kuningan ditentukan oleh ketebalan bahan yang diikat. Panjang sisipan harus sedikit lebih panjang dari ketebalan bahan untuk memastikan kesesuaian yang aman.
4. Diameter luar: Diameter luar dari sisipan berulir kuningan juga merupakan pertimbangan penting. Itu harus sedikit lebih besar dari diameter lubang yang telah dibor sebelumnya untuk memastikan kesesuaian yang ketat.
5. Jenis Penyisipan: Ada dua jenis utama sisipan berulir kuningan: tekan-fit dan heat-set. Sisipan tekan-fit dimasukkan ke dalam lubang yang telah dibor sebelumnya dengan tekan, sementara sisipan heat-set dimasukkan menggunakan panas untuk melelehkan bahan di sekitarnya dan memungkinkan sisipan ditekan.
6. Selesai: Sisipan berulir kuningan dapat diselesaikan dengan berbagai pelapis, termasuk nikel, krom, dan oksida hitam. Pelapis ini memberikan perlindungan tambahan terhadap korosi dan keausan.
7. Aplikasi: Sisipan berulir kuningan biasanya digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk elektronik, otomotif, kedirgantaraan, dan pembuatan furnitur. Mereka ideal untuk aplikasi yang membutuhkan koneksi yang kuat dan aman antara dua bahan.